Apa gaya belajarmu?
Lima belas pertanyaan tentang caramu mengingat, dan satu penjelasan tentang nilainya.
Tes ini juga cocok buat kamu
Tentang tes ini
Lebih baik dikatakan sebelum mulai: teori gaya belajar, yang menggolongkan setiap orang sebagai visual, auditori, atau kinestetik, adalah salah satu gagasan paling populer di dunia pendidikan sekaligus salah satu yang paling rapuh. Orang memang punya kecenderungan yang sangat jelas dan bisa menggambarkannya, itu tidak dibantah. Yang tidak ditemukan penelitian adalah manfaat yang diharapkan: ketika materi yang sama diajarkan ke beberapa kelompok dengan media yang disesuaikan pada gaya yang mereka akui, hasil ujiannya tidak lebih baik daripada kelompok yang tidak disesuaikan apa pun. Semua kajian ringkasan tentang topik ini sampai pada simpulan itu, dan sebagian besar peneliti yang menekuninya hari ini menyebutnya mitos pendidikan yang bandel.
Jadi tes ini tidak mengukur kemampuan, dan terutama tidak boleh dipakai untuk memutuskan bagaimana kamu akan belajar. Ia menggambarkan kecenderungan yang terasa: cara yang membuatmu merasa mengingat, dan strategi yang secara spontan kamu datangi ketika harus mempelajari sesuatu. Itu informasi yang menarik tentang hubunganmu dengan pekerjaan, bukan resep metode.
Sebaliknya, yang memang berhasil sudah diketahui dan tidak bergantung pada gaya apa pun: menguji diri sendiri alih-alih membaca ulang, menyebar waktu pengulangan alih-alih menumpuknya pada malam sebelumnya, dan mencampur jenis latihan alih-alih mengulang jenis yang sama. Ketiga tuas itu memperbaiki hasil semua orang, dari yang katanya visual sampai yang katanya kinestetik. Jadi ambillah hasilmu sebagai potret kebiasaanmu, dan simpan ketiga tuas itu untuk seterusnya.
Cara kerjanya
Setiap jawaban menunjuk salah satu dari lima kecenderungan, dan yang paling sering muncul menghasilkan hasilnya. Kelima profil muncul sama banyak di dalam kuesioner, jadi tidak ada yang diuntungkan sejak awal. Kalau dua hasilnya sangat berdekatan, itu kasus yang paling sering terjadi dan kemungkinan yang paling jujur: sebagian besar orang tidak punya satu kecenderungan tunggal.
Tes ini disajikan semata-mata sebagai hiburan. Tes ini bukan diagnosis maupun pendapat profesional.