😏

Apa gaya humormu?

Semua orang merasa dirinya lucu. Pertanyaan sebenarnya adalah humormu itu kamu pakai untuk apa.

Tes ini juga cocok buat kamu

Tentang tes ini

Pada 2003, psikolog Kanada Rod Martin dan timnya mengusulkan cara lain mengukur humor: bukan jumlahnya, melainkan fungsinya. Kuesioner mereka, Humor Styles Questionnaire, memisahkan empat gaya menurut dua sumbu — humor yang tertuju ke orang lain atau ke diri sendiri, dan humor yang membangun atau yang merusak. Dari situ lahir humor afiliatif (mendekatkan), humor penguat diri (menjaga diri tetap mengapung), humor agresif (mengenai orang lain), dan humor merendahkan diri (menjadikan diri sasaran).

Sumbangan model ini adalah mematahkan gagasan bahwa humor dengan sendirinya tanda kesehatan jiwa yang baik. Dua gaya pertama cenderung berkorelasi dengan kesejahteraan, dua terakhir cenderung sebaliknya — dan orang yang sama bisa sangat lucu dengan gaya yang mahal harganya. Dengan kata lain, pertanyaan yang menarik bukan "apakah kamu lucu?", melainkan "humormu kamu pakai untuk apa?".

Empat arketipe dalam tes ini mengambil keempat gaya itu dengan nama kami sendiri. Enam belas situasi biasa, satu gaya yang dominan, dan sebaran lengkapnya di bawahnya: sebagian besar orang memakai dua tergantung lahannya.

Cara kerjanya

Setiap jawaban memberi satu poin ke salah satu dari empat gaya, dan yang paling banyak dipilih menjadi hasilmu. Sebaran lengkapnya ditampilkan di bawahnya: selisih yang rapat antara dua gaya adalah hasil yang paling umum — kita berganti humor menurut penontonnya, dan persis itu yang diramalkan model Martin.

Tes ini disajikan semata-mata sebagai hiburan. Tes ini bukan diagnosis maupun pendapat profesional.